Ambisi Persija Jakarta Mempertahankan Gelar Juara Piala Presiden

Pemain senior Persija Jakarta, Ismed Sofyan mengakui, mempertahankan gelar juara Piala Presiden yang sukses mereka raih pada tahun lalu bukanlah pekerjaan mudah. Namun demikian, pemain dengan nomor punggung 14 itu memastikan setiap pemain siap bekerja keras untuk mewujudkan ambisi tersebut.

AGENBOLA – Pada 2018 lalu, Persija Jakarta sukses merengkuh gelar juara Piala Presiden, setelah sukses menaklukkan Bali United dengan skor 3-0 pada partai puncak yang dilaksanakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Untuk tahun ini, perjuangan anak-anak tim Ibu Kota akan diawali dari grup D, di mana mereka harus bersaing dengan tiga tim lain, yaitu PSS Sleman, Madura United, dan Borneo FC. Pertandingan akan dilaksanakan di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Ismed Sofyan yang tahun ini melepas jabatannya sebagai kapten tim Persija Jakarta menyebut, Piala Presiden 2019 ini dipastikan cukup berat karena timnya harus menghadapi jadwal padat.

“Saya pikir kami sebagai juara bertahan artinya kami harus bisa mempertahankannya. Memang tidak mudah karena jadwal begitu padat karena kami bermain melawan Borneo FC (5/3), lalu Madura United (8/3), dan terakhir PSS Sleman 15 Maret. Di sela itu kami bermain melawan Shan United di Myanmar,” kata Ismed Sofyan seperti dilansir laman resmi Persija Jakarta.

Pemain yang tetap menjadi andalan Ivan Kolev untuk mengawal sisi kanan pertahanan Persija Jakarta itu melanjutkan, untuk bisa bisa tampil dan meraih hasil terbaik seluruh pemain Macan Kemayoran harus mampu menjaga fokus. Karena itu, setiap pemain harus berjuang dan menunjukkan penampilan terbaiknya untuk bisa membantu Persija Jakarta lolos ke babak selanjutnya.

“Sekali lagi peluang tetap ada yang penting saya pikir jangan bicara terlalu jauh dulu kalo bisa lolos dari grup ini dulu. Kami bertahap tahap, fokus satu pertandingan yang ada,” katanya.

Lebih lanjut terkait jadwal padat, pemain asal Aceh ini berharap Ivan Kolev bisa melakukan rotasi agar kebugaran pemain Persija tetap terjaga.

“Mungkin ini harus dicermati oleh head coach merotasi beberapa pemain artinya tidak mungkin 11 pemain saja yang dimainkan,” pungkasnya kemudian.