Senja Kala Skuad Real Madrid yang Diabaikan Zinedine Zidane

Zinedine Zidane tampaknya masih belum sepenuhnya menyadari urgensi regenerasi skuad Real Madrid. Dia punya amunisi muda, tapi masih memilih peluru-peluru lama.

Pada pekan pertama Agustus 2019 lalu, La Gazetta dello Sport (via SportWeek) merilis daftar pemain U-20 terbaik di dunia. Jadon Sancho ada di puncak, mengungguli Matthijs de Ligt, Kai Havertz, Vinicius Junior, Joao Felix, Gianluigi Donnarumma, Phil Foden, Rodrygo Goes, Ryan Sessegnon, dan Rafael Leao.  judi online

Hanya dua tim yang punya dua pemain dalam top 10 itu: Real Madrid dan AC Milan. Lalu, Madrid masih mempunyai Brahim Diaz di peringkat ke-17, Takefusa Kubo di peringkat ke-27, dan Andriy Lunin di posisi ke-34.  casino online

Uniknya, Zidane justru mengabaikan potensi lima pemain muda Madrid ini. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 4
5 Pemain Muda Madrid
Menukil Marca, dari 5 pemain muda terbaik Madrid tersebut, tampaknya hanya Brahim Diaz yang dipercaya Zidane. Kubo dan Lunin dipinjamkan, Rodrygo masuk Castilla, sementara situasi Vinicius tak jelas.

Vinicius sebenarnya merupakan salah satu pemain terbaik Madrid musim lalu, tapi tahun ini belum tentu. Dia tahu bahwa kemampuannya belum meyakinkan Zidane. Vinicius bingung dan tidak percaya diri.

Faktanya, Zidane tampak tak terkesan dengan pemain-pemain muda Madrid. Sejak kembali ke Santiago Bernabeu, Zidane memilih bernostaliga dan bersikap keras kepala.

2 dari 4
Beda Kebijakan
Masalahnya, keputusan Zidane ini berbenturan dengan kebijakan klub yang mementingkan perkembangan pemain muda. Madrid harus mengenalkan wajah-wajah baru setelah musim baru yang sangat mengecewakan.

Sampai saat ini, para pemain-pemain senior belum benar-benar merespons. Masih seperti musim lalu, sejak Maret 2019, Madrid hanya memenangkan satu dari setiap tiga pertandingan.

Kembalinya Zidane sempat dipuji dan dianggap menyelesaikan masalah Madrid. Namun, bisa jadi Zidane merupakan sosok yang tidak terlalu ahli dalam melancarkan perombakan skuad.

3 dari 4
Senja Kala Skuad Madrid
“Kami akan mengubah banyak hal,” begitu janji Zidane saat kembali. Namun, sampai saat ini, perubahan itu tak benar-benar terwujud.

Benar, Zidane sudah mendatangkan enam pemain baru, tapi faktanya dia masih menurunkan wajah-wajah lama pada tiga pertandingan Madrid di La Liga 2019/20 sejauh ini.

Sergio Ramos dan Marcelo tak lagi muda. Luka Modric menua. Selain itu, masalah Madrid bukan hanya usia. Skuad mereka memang sudah tidak segar, tapi Zidane masih bersikeras.

4 dari 4
Revolusi Zidane
Masih menukil Marca, Zidane sebenarnya sudah mencoba berubah.

Sergio Reguilon, Dani Ceballos, Marcos Llorente, Keylor Navas, Jesus Vallejo, Martin Odegaard, Mateo Kovacic, Kubo, Lunin, Luca Zidane, Theo Hernandez, Raul de Tomas, dan Borja Mayoral sudah dilepas, tapi sebenarnya mereka bukan pemain inti.

Melihat starting XI Madrid sejauh ini, Gareth Bale dianggap sebagai pemain terbuang, padahal dia tetap pencetak gol terbanyak.

Generasi skuad Madrid ini mulai memasuki masa senja, Zidane tidak menyadarinya. Dia mengabaikan banyak talenta muda dan memulai revolusi senilai 305 juta euro yang mungkin gagal. SILETPOKER